Kamis, 04 Agustus 2011

Kabo Jaya Siap Jadi Daerah Wisata

KAltim Post Online, 27 Juni 2011
SANGATTA 

Dusun Kabo Jaya, Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, sedang dipersiapkan menjadi salah satu daerah tujuan wisata di ibukota Kabupten Kutim. Dusun Kabo Jaya merupakan pintu masuk bagi wisatawan asing dan domestik yang ingin berkunjung ke Mentoko dan Prevap di Taman Nasional Kutai (TNK). 

Menurut data yang dihimpun Pengelola Ekowisata Kabo Jaya, 300 orang lebih wisatawan berkunjung ke TNK tahun 2010 lalu masuk melalui Dusun Kabo Jaya. PT Kaltim Prima Coal (KPC) melalui Departemen Communty Empowerment turut mendampingi masyarakat Dusun Kabo Jaya menyiapkan diri menyambut Kabo Jaya sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kutai Timur. Sebagai salah satu persiapan yang dilakukan, Sabtu (25/6) lalu  Badan Pengelola Ekowisata Kabo Jaya didampingi KPC dan LSM Pili dari Bogor, menggelar simulasi penanganan wisatawan di Dusun Kabo Jaya.  

Wakil Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Manager Community Empowerment KPC Wijayono Sarosa dan para fotografer KPC Click Club menjadi tamu dalam acara simulasi itu.  Rombongan yang berjumlah 30 orang itu diajak berkunjung ke kebun pare milik Kamdi dan kebun terong milik Rahman di Kampung Jawa, Kabo Jaya.

Di Kampung Jawa, para wisatawan juga disuguhi makanan berupa jagung rebus dan pisang rebus. Dari Kampung Jawa, para pengunjung membawa pulang sayuran berupa pare, terong, kacang dan pisang.
Usai berkeliling di kebun milik petani, Wabup Ardiansyah Sulaiman berkunjung ke kolam Sangatta North, kolam bekas tambang Pit Surya KPC. Kolam itu sedang dipersiapkan menjadi daerah wisata air yang nantinya terintegrasi dengan Ekowisata Kabo Jaya.

Salah satu keunikan yang ditawarkan Ekowisata Kabo Jaya adalah ragam budaya masyarakat setempat. Daerah itu dihuni oleh sekitar lima suku besar yang nantinya akan dijadikan salah satu obyek wisata. Salah satu yang dipentaskan pada penghujung acara dimaksud adalah tarian Gawi dari Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ardiansyah mengatakan dukungannya atas keberadaan Kabo Jaya sebagai daerah wisata. "Saya apresiasi dan mohon segera dibicarakan dgn pemerintah terutama Dinas Pariwisata.  Pemerintah sesuai porsinya akan bangun jalan untuk memperlancar akses bagi wisatawan," ujarnya.

Sementara itu Wijayono Sarosa mengatakan, ide menjadikan Kabo Jaya sebagai tujuan wisata muncul setelah banyak wisatawan yang datang ke Mentoko dan Prevap di TNK melalui Kabo Jaya. Karena itu, KPC akan terus mendorong Ekowisata Kabo Jaya yang berbasis masyarakat setempat. (dea/san)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar